GenBI USU, dapat duit dan menghasilkan amal


Post by : Radif Publisher

Apa yang kalian pikirkan mengenai GenBI? Apakah kalian berpikir mengenai singkatan dari Generasi Bank Indonesia? Namun kenyataannya yang harus diterima adalah salah. GenBI merupakan singkatan dari Generasi Baru Indonesia, yang merupakan komunitas penerima beasiswa dari Bank Indonesia. Yang mana pada setiap tahunnya Bank Indonesia memberikan beasiswa kepada mahasiswa/I terbaik didalam suatu Universitas.
Tak terkecuali USU, komunitas GenBI juga terdapat di Universitas terbesar di Sumatera Utara ini yang bertitle komisariat. GenBI komisariat USU merupakan bagian dari GenBI wilayah Sumatera Utara  yang bergerak dibidang kreatifitas dan keterampilan mahasiwa di lingkungan USU tentunya.
Siapa yang tak tahu, jika menerima beasiswa berarti menerima fresh money untuk dijadikan biaya pendidikan dan pribadi bagi penerimanya. Namun siapa sangka kalau didalam komunitas GenBI komisariat USU memiliki pola pengeluaran beasiswa yang sedikit berbeda. Nilai beasiswa dianggap sangat berharga untuk melakukan aksi sosial dan amal ke masyarakat.
Hal ini terbukti dengan diberlakukannya iuran kas yang harus dibayarkan oleh penerima beasiswa kepada GenBI komisariat USU ketika sudah memasuki masa pencairan. Iuran diberlakukan, semata-mata untuk modal seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan oleh komunitas. Apabila ingin melakukan kegiatan sosial, GenBI mengeluarkan uang kas untuk dijadikan modal jualan atau bahkan jasa untuk meraup uang yang lebih banyak lagi.
“Awalnya mungkin kami berfikir aneh, masa pas cair beasiswa dikutip uang kas. Kan jadinya besar nilai beasiswa berkurang, tidak sebegaimana mestinya. Namun, seiring berjalannya waktu baru paham bahwa bukan untuk dijadikan kepentingan pribadi, namun untuk modal kegiatan didepan,” kata Bukhori selaku anggota GenBI USU.
Kegiatan yang dilakukan oleh GenBI komisariat USU, terbilang cukup banyak dan menarik. Misalnya saja ditengah nuansa bulan ramadhan seperti saat sekarang ini. GenBI USU mengadakan kegiatan GenBI Peduli, yang mana kegiatan ini diadakan dirumah yatim dengan konsep berbagi rejeki dan kebahagiaan kepada anak yatim.
Selain itu juga, terdapat acara-acara yang dilkukan untuk sikap peduli dan simpati akan korban bencana seperti saat-saat terakhir ini yaitu Tsunami Selat Sunda. GenBI komisariat USU bergabung bersama GenBI Wilayah SUMUT mengadakan acara konser amal dan jualan kue ringan untuk menghasilkan uang. Dimana, modal dari keseluruhan kegiatan diambil dari iuran kas GenBI komisarat USU.
Hal ini menjadi bukti bahwa, GenBI menjadi komunitas beasiswa tak hanya sekedar menerima uang lalu mendapat sponsor dari Bank Indonesia untuk mengadakan kegiatan sosial. Serignya GenBI mengadakan kegiatan dengan uang besiswa yang mereka dapatkan pula. Harapannya agar nilai uang yang didapat akan sama besarnya dengan manfaat yang didapat.
Shitaa, sebagai salah satu penerima beasiswa mengaku memang melihat perbedaan GenBI USU dengan komunitas beasiswa lainnya. Dirinya juga mengaku, sempat terdaftar didalam penerima beasiswa lain sebelum akhirnya dinyatakan lulus di dalam nama-nama penerima beasiswa Bank Indonesia.
“Di GenBI kita diajari untuk mandiri, gimana untuk menghasilkan duit lebih dari duit yang kita dapat. Yaitu dengan cara gini, setiap kegiatan kita usaha dulu untuk mendapatkan uangnya dan mengumpulkan donasi sebagai jalan terakhir. Yang mana cara ini menjadi pengalaman dan pelajaran mandiri bagi yang menjalaninya. Sedangkan yang aku tahu di komunitas sebelah, mereka tinggal ngajukan proposal untuk mendapatkan dana dari atasan,” ungkap Shitaa ketika ditanya perbedaan beasiswa lain.
Yang membedakan GenBI dengan komunitas lainnya juga terdapat dalam internal mereka. Yaitu, seringnya diadakan kegiatan yang berkenaan dengan solidaritas dan kekompakan satu sama lain. Seperti dengan adanya kegiatan Gathering, Upgrading, dan G’Sor Lek (GenBI Sore Lesehan Kuy) yang merupakan kegiatan mingguan untuk melatih keterampilan sesama anggotanya. Hal ini semakin membangun dan mempererat hubungan antar sesama anggota GenBI USU. Dan menjadi ciri khas serta pembeda komunitas GenBI dengan komunitas penerima beasiswa lainnya.

Komentar